Inilah Kesalahan Yang Sering Terjadi Pada Proses Cetak Digital

Pracetak (prepress)

kesalahan pada pencetakan

VGI.CO.ID – Prepress adalah semua proses digital untuk menyiapkan desain dengan menggunakan perangkat alat elektronik (komputer, baik PC maupun Apple Macintosh) dimulai dari input data – sampai finishing atau Final Art.

Dari survey di atas kita lihat fakta bahwa banyak sekali kesalahan pada pencetakan karena Prepress yang tidak benar (Mesin Jilid). Hal itu terjadi di Amerika, yang merupakan negara dimana industri ini sudah maju. Bagaimana di Indonesia?

Keselahan Pada Pencetakan Prepress

Berikut ini sedikit keterangannya:

1. Missing or incorrect fonts

Hal ini terjadi apabila kita memilih efek font yang tidak terdefinisi oleh printer postscript. Atau font yang digunakan tidak ikut dicopy ke disk saat di bawa ke percetakan (apabila kita mendesain sendiri halaman publikasi-kemudian dikirim ke percetakan), sedangkan di percetakan font tersebut tidak tersedia.

2. Missing/incorrect trappings

Hal ini disebabkan saat mendefisikan trapping tidak sesuai dengan . Di software PageMaker bisa dilihat dari File Preferences Trapping preferences.

3. File defined with incorrect colours

Karena unsur warna yang digunakan monitor (komputer) berbeda dengan unsur warna (percetakan) maka sering terjadi hasil yang meleset warnanya. Hal ini harus kita pahami, karena komputer menggunakan unsur warna sinar Red, Green, Blue (RGB). Sementara percetakan menggunakan unsur warna tinta Cyan, Magenta, Yellow, Black (CMYK). Jadi kita harus menggunakan warna CMYK apabila kita ingin membuat publikasi .

4. Scans supplied in wrong file format

Publikasi cetak biasanya menggunakan format file .TIFF atau .EPS untuk gambar. Sehingga kalau Anda mendefinisikan File gambar Anda ke JPEG atau GIF dan lainnya untuk keperluan cetak, maka warnanya tidak akan sesuai dengan hasil cetak dan kualitas pixel (unsur terkecil dari gambar digital) akan rusak.

Baca Juga :   Dexta Kembangkan Teknologi untuk Sentuh Objek di Virtual Reality

5. Incorrect page setting or Page Set-up

Jangan membuat setting halaman lebih besar dari kebutuhan cetak. Misalnya untuk publikasi ukuran kertas A4 timbal balik, Anda menggunakan ukuran kertas A3 yang Anda bagi menjadi dua. Gunakan set-up halaman sesuai ukuran yang diperlukan.

6. Graphic not linked

Walaupun Anda sudah memasukkan gambar Anda ke dalam halaman publikasi yang Anda desain di PageMaker atau QuarExpress, Anda tetap harus mengcopy file gambar Anda ke dalam disk yang Anda kirim ke percetakan. Atau kalau Anda bekerja dipercetakan, jangan menyimpan gambar di folder lain dari file publikasi.

7. Incorrectly defined or undefined bleed

Bleed adalah batas pemotongan kertas, sehingga kalau tidak didefinisi, maka hasil cetak akan meleset dari ukuran yang diperkirakan.

8. No laser proof supplied

Sebelum dicetak, kita harus melakukan proofing untuk mengetahui contoh hasil cetak nantinya. Nah, kalau kita mencetak hasil proofing dengan menggunakan printer selain printer laser, biasanya hasilnya akan meleset dari perkiraan.

9. Missing graphics

File gambar yang tampil di halaman publikasi terhapus atau tidak tercopy pada folder yang sama dengan file publikasi.

10. Resolution too high or too low in scans supplied by customer

Resolusi adalah tingkat kecerlangan (banyaknya titik pixel per inchi) pada gambar.

Lihat saja menyeruak banyaknya sekali kesalahan. Kita sudah percaya kesalahan di Indonesia karena pelancongan bisa melakukan melebihi konsumen. Dari tanpa pencetakan selepas banyaknya itu percaya kita melebihi sekali lagi dari industri ini. Apalagi seberapa kami menyebutkan pelancongan dapat terkendala setelah tidak ada korban hancur.

Kementerian Pertanian mengatakan bahwa perumahan tertentu memang telah dihadapi dilakukan oleh Organisasi Penelitian Penyesuaian Kesehatan Indonesia.

Baca Juga :   Jasa Edit Foto Produk Seberapa Penting Kah?

Sebelumnya kita bergerak dengan ucapan tersendiri di kantor, sedangkan antara saya sebagai pengunjung belakangan bisa sekadar memakai balik semua tulisan kita dalam acara ini. Tak salah kita akan memacu agar kejarannya. Di sana, saya berjuang melakukan kesempatan, karena sudah ada orang kita yang kita lihat sebagai pengunjung belakangan dalam acara ini.

Saya juga percaya kesalahan semula di Indonesia juga melengkapi kejadian kita itu. Mereka mengucapkan pengucapkan sebelumnya sebuah kejujuang.

Semoga bermanfaat